Apakah Bisa Mengaku Lewat Internet ?

Pertanyaan: 

Apakah mungkin bagi seorang katolik untuk mengaku dosa - yaitu, menerima sakramen rekonsiliasi - melalui internet?

Jawaban: 

Sebelum menjawabi pertanyaan ini, kita masing-masing seharusnya terlebih dahulu menjawab beberapa pertanyaan utama yang terkait dengan hal ini, antara lain:
1. Mengapa kita perlu mengaku dosa? Memang mengaku dosa itu penting dan wajib, tetapi mengapa? Coba bertanyalah kepada dirimu sendiri, mengapa berdosa tidak diperbolehkan?
2. Apa gunanya Pengakuan Dosa? Salah satu hal yang biasa kita terima dari Sakramen Pengakuan Dosa adalah Absolusi atau pengampunan dosa. Tetapi, adakah hal-hal lain yang terjadi? Coba pikirkan sekurang-kurangnya 2 hal lain.
3. Siapakah yang dapat memberikan absolusi? Apakah ia harus hadir secara fisik?
4. Apa gunanya Penitensi (=denda dosa)? Apakah penitensi itu hukuman atau sesuatu yang lain?
5. Apa maksudnya Pengakuan Dosa itu bersifat pribadi?
6. Dan yang terakhir, dapatkah kamu menerima Sakramen Rekonsiliasi melalui Internet?

 
Tentu saja untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas kita tidak dapat mengandalkan pendapat kita sendiri. Gereja Katolik memiliki ajaran-ajaran yang indah mengenai Sakramen. Untuk memulainya pelajarilah telebih dahulu ajaran-ajaran tersebut dan berpikirlah dari sana. Latihan ini dapat membantumu untuk lebih menghargai Sakramen Rekonsiliasi dan melakukannya dengan lebih baik.

 
Terkait dengan apa yang ditanyakan ini, maka Gereja Katolik memegang beberapa pokok pikiran ini:
1. Kita mengaku dosa karena mengaku dosa adalah perintah (kewajiban bagi seluruh anggota) Gereja Katolik. Kita adalah bagian dari komunitas gereja dan dosa-dosa yang kita perbuat merugikan anggota-anggota komunitas yang lain.
2. Di samping dosa-dosa kita diampuni, Sakramen Pengakuan Dosa juga memberikan kepada kita: Rahmat untuk menghapuskan dosa-dosa yang kita akukan dan Nasehat dari imam yang berguna untuk mengubah cara hidup kita.
3. Hanya imam Katolik yang telah ditahbiskan dapat memberikan absolusi. Pertanyaan apakah seorang imam harus hadir secara fisik untuk memberikan Sakramen Pengakuan adalah pertanyaan yang menjebak. Di masa perang, seorang imam Katolik yang bertanggung jawab untuk militer dapat memberikan absolusi umum kepada sekelompok besar tentara, di mana beberapa di antara mereka berada sangat jauh jaraknya dari imam. Dalam beberapa kasus, seorang Uskup dapat memberikan absolusi jarak jauh.
4. Penitensi dimaksudkan sebagai obat penyembuh sebagian dosa.
5. Sakramen Pengakuan Dosa bersifat pribadi dan dalam kondisi normal harus dilaksanakan secara pribadi. Seorang imam tidak diperkenankan mengungkapkan dosa-dosa kita kepada siapa pun juga. Jika ia melanggar, hukumannya sangat serius. Internet tidak bersifat pribadi!
6. Mengaku dosa melalui internet mungkin saja bisa, tetapi hingga kini tidak disetujui oleh Gereja atau pun oleh Bapa Suci.

 
sumber : P. Richard Lonsdale; Catholic1 Publishing Company; www.catholic1.com

Suara Gembala

Pesan Paskah 2021 dari Uskup Agung Kupang

“Kalau kamu dibangkitkan bersama Kristus, carilah perkara yang diatas, di mana Kristus ada, duduk disebelah kanan Allah” (Kol 3:1)
 
Saudara-saudari terkasih: Umat Katolik se-Keuskupan Agung Kupang,

Tokoh

Santo Polikarpus

Polikarpus lahir antara tahun 69 hingga 80. Ia adalah murid langsung dari Rasul Yohanes, saudara Yakobus; dua bersaudara, yang sangat dikasihi Yesus. Ia dibabtis menjadi seorang Kristen oleh Rasul Yohanes ketika pengikut Kristus masih sangat sedikit jumlahnya.

Renungan Harian

Kamu Telah Menerima Dengan Cuma-Cuma

Sabtu, 5 Desember 2020 -- Hari Biasa Pekan I Adven

Yesus dalam Injil hari ini dikisahkan berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Dan ketika melihat orang banyak, hatinya tergerak oleh belas kasihan kepada mereka.