Awam Katolik: Saksi Kristus Dalam Tata Dunia

Sebagai salah satu bagian dari persiapan menyongsong perayaan Paskah tahun 2017, Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Kupang mengadakan rekoleksi bagi para awam katolik yang berkarya di bidang pelayanan publik.

Keluarga Ekologis: Melihat Lingkungan Sebagai Anugerah Allah

“Berbicara tentang ekologi dalam perspektif Gereja, adalah berbicara tentang bagaimana Kristus memandang dunia, hadir di tengah dunia dan berkarya di dalam dunia.” Demikian disampaikan Uskup Agung Kupang, Mgr.

MENJADI UTUSAN KRISTUS

“Allah Bapa penyelenggara kehidupan, kami bersyukur kepadaMu karena Engkau berkenan memanggil putra-putriMu ini menjadi pengikut Yesus Kristus PuteraMu.

Membangun Kesadaran Publik: Stop Korupsi !

Bertempat di Aula Paroki Sta. Maria Assumpta Kota Baru Kupang, Keuskupan Agung Kupang dalam kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia mengadakan Seminar Nasional Anti Korupsi.

Kerahiman Ilahi Mendorong Kita Untuk Berlaku Murah Hati

“Gereja Katolik seluruh dunia, termasuk kita sekalian yang berhimpun di sini mendapatkan serta mengalami betapa kerahiman ilahi bergiat dalam perjalanan hidup manusia dan dunia.

Kapela Ini Adalah Tanda Kebaikan Allah Bagi Umat-Nya

“Kapela mungil dan indah ini hadir dan diberkati di hari terakhir tahun yubileum Kerahiman Ilahi sebagai tanda kebaikan Allah yang hadir dalam wajah manusia, dan untuk menghadirkan keindahan kasih Allah bagi umat-Nya.

Jangan Biarkan Satu Butir Nasi Pun Terbuang

Romo Teguh saat berkotbah dalam Perayaan Ekaristi Puncak HPS KAK tahun 2016

“Kalau saya berdoa dengan iman, maka saya membiarkan daya kekuatan Allah berkarya melalui diri saya. Ketika berdoa, saya semakin nyata membiarkan kehendak Allah berbicara dalam hidup dan saya pun terbuka untuk melaksanakan kehendak Allah itu.

Pages

Suara Gembala

Keluarga Berwawasan Ekologis

Saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Kita tiba kembali pada masa puasa atau masa prapaskah. Waktu khusus ini selalu mendorong kita untuk memanfaatkannya dengan baik. Waktu berahmat ini menjadi bagian utuh dalam perjalanan hidup iman kita.

Tokoh

TAKUT YANG MEMBUAHKAN RAHMAT

 “Cucu-cucu Indonesia, engkau siap diri sekarang juga untuk ke Noehaen.” Itulah sepenggal kalimat yang masih diingat secara baik oleh Bapak Siprianus Poli ketika ia menerima tugas dari Pater Pfeffier untuk menjadi Guru agama katolik di wilayah Amarasi Timur, tepatnya

Renungan Harian

Dengarkanlah Suara Tuhan!

Kamis, 7 September 2017
Kol. 1:9-14; Mzm. 98:2-3ab,3cd-4,5-6; Luk. 5:1-11.
BcO Am 4:1-13
warna liturgi Hijau

Sebagai manusia, kita mungkin pernah mengalami situasi di mana kita telah berkeja dengan sepenuh hati, telah mengerahkan segala daya dan kemampuan diri kita, namun tak ada hasil yang kita peroleh, tak sesuatu yang bisa kita dapatkan.