STIPAS KAK Merayakan Usia Akil Balik

“Tujuhbelas tahun, sweet seventeen, sebuah usia istimewah yang biasanya dirayakan secara istimewah juga, mengingat usia ini adalah usia akil balik dalam perjalanan hidup seseorang. Suatu peralihan dari masa remaja yang serba labil dalam proses pencarian dan penemuan jati diri, menuju ke masa muda yang relatif semakin stabil dalam proses menggapai kematangan jati diri yang semakin utuh. Kita bersyukur karena berkat penyertaan dan perlindungan Tuhan, Lembaga Pendidikan Tinggi STIPAS Keuskupan Agung Kupang ini boleh melewati fase-fase sulit dan labil masa kanak-kanak dan remaja hingga akhirnya mencapai usia akil balik yang semakin matang ini.”
 
Demikian disampaikan Ketua Yasasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang, RD Hironimus Pakaenoni dalam kotbahnya pada Perayaan Ekaristi Syukur atas tujuhbelas tahun usia Lembaga Pendidikan Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang (STIPAS KAK), yang dilaksanakan pada Selasa, 6 November 2018.
 
Karena itulah lebih lanjut RD Hironimus mengajak segenap civitas academica STIPAS KAK untuk menjadikan moment perayaan ulang tahun ke-17 ini, sebagai moment syukur atas segala rahmat yang telah diberikan Tuhan kepada lembaga ini, dan serentak moment untuk kembali membangun komitmen bersama demi karya lembaga ini di masa datang.
 
“Kita bersyukur karena Dia yang empunya segala boleh menjadikan Lembaga Pendidikan Tinggi ini sebagai sarana untuk menyalurkan pelayanan kasih Sang Guru dan Gembala Agung kepada semua orang, agar semuanya boleh memiliki hidup dalam segala kelimpahan. Kita berdoa agar Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang ini tetap komit pada visi dan misinya dalam membentuk manusia-manusia baru yang siap menghayati semangat kenosis dengan mengososngkan diri. Berani meninggalkan zona aman dan nyaman dalam hidupnya untuk boleh menimba kekayaan rahmat Allah dalam diri Sang Logos, satu-satunya hikmat dan kebijaksanaan sejati yang memampukan kita mengambil bagian dalam komunio, perjamuan dan persekutuan kasih persaudaraan dengan Allah dan sesame. Olehnya kita boleh menjadi semakin serupa dengan Dia sebagai anak-anak Allah yang tertebus,” ungkap RD Hironimus.
 
Senada dengan apa yang dikemukakan RD Hironimus, dalam sambutannya, Ketua Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang, RD Emanuel Kase mengajak segenap civitas academica STIPAS KAK untuk melihat kembali perjalanan yang telah ditempuh oleh lembaga ini selama 17 tahun yang telah berlalu. Jika 17 tahun yang lalu, STIPAS KAK belumlah menjadi Sekolah Tinggi yang dikenal banyak orang, namun kini STIPAS KAK telah menjadi bagian penting dalam karya membentuk generasi-generasi muda yang adalah tulang punggung dan masa depan Gereja dan Bangsa. Semua pencapaian yang telah diraih itu adalah berkat partisipasi dan kerja keras dari semua pihak yang bernaung di dalam Lembaga Pendidikan Tinggi STIPAS KAK ini. Dan karena itu, menjadi pula tanggung jawab dari semua pihak untuk juga menentukan bagaimana perjalanan lembaga pendidikan ini di masa mendatang.
 
“Menjadi tanggung jawab kita semua bagi maju, mundur, berkembang dan berkulitas, serta terakreditasinya lembaga ini. Semua itu ada di tangan kita semua, tanggung jawab kita semua, tanggung jawabkita bersama, bukan hanya tanggung jawab Romo Ketua, bukan juga hanya tanggung jawab para dosen. Karena itu, Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang adalah Kita. Kita adalah Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang. Dan inilah yang harus kita tanamkan, inilah yang harus kita sadari, kita resapkan, kita hayati dan harus kita hidupi,” ajak Romo Eman.
 
Moment perayaan 17 tahun STIPAS KAK ini menjadi sebuah pesta yang special, karena dalam perayaan ini juga di-launching secara resmi website dan Sistem Informasi Akademik berbasis online untuk Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang, yang oleh salah satu alumni STIPAS KAK dikatakan sebagai kado terindah dari lembaga ini di usianya yang ke-17 tahun. Adapun launcing ini dilaksanakan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang, RD Hironimus Pakaenoni, dengan didampingi oleh Ketua Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang, RD Emanuel Kase, para wakil ketua, para dosen, Ketua Senat Mahasiswa STIPAS KAK dan Ketua ikatan alumni STIPAS KAK, dengan disaksikan oleh para mahasiswa dan sejumlah undangan lainnya.

Suara Gembala

Pesan Paskah Uskup Agung Kupang

“Jangalah seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1Kor 10:24)
 
Saudara-saudari terkasih,

Tokoh

Santo Paus Leo Agung

Santo Paus Leo I adalah Paus ke-45 dalam sejarah Gereja Katolik. Ia merupakan yang pertama dari 4 orang Paus yang dianugerahi gelar "Agung" (the Great).

Renungan Harian

Janganlah Terbius Oleh Mamon

Sabtu, 10 November 2018, Pw S. Leo Agung, PausPujG (P).
BcE Flp. 4:10-19; Mzm. 112:1-2,5-6,8a,9; Luk. 16:9-15; atau dr RUybs.
BcO Keb. 18:1-15a; 19:4-9.

Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.” Mungkin muncul pertanyaan di benak kita, Bagaimana mungkin Yesus mengatakan bahwa kita harus mengikat persahabatan dengan mamon yang ti