Staf Presiden Merinding Lihat Kreatifitas OMK NTT

Komsos KAK, Belo - Kegiatan hari kedua Forum Dialog dan Literasi Media Sosial bagi Orang Muda Katolik yang berlangsung di Susteran SSpS Belo - Kota Kupang, Minggu (29/10), terlihat membakar semangat para peserta yang adalah Orang Muda Katolik asal Keuskupan Agung Kupang (KAK) dan Keuskupan Atambua. Bagaimana tidak, dalam presentasi hasil kerja peserta berupa konten video bertemakan sumpah pemuda, dengan alokasi waktu tidak sampai dua puluh empat jam, orang-orang muda NTT ternyata sanngup membuat konten-konten yang luar biasa. Bahkan ungkapan rasa takjubpun sempat terlontar dari bibir Ketua Tim Sosial Media Kepresidenan, Kantor Staf Presiden, Aloisius Wisnu Wardhana.
 
"Saya merinding menanggapi tiga konten video karya anak NTT ini. Ini luar biasa. Dalam waktu tak sampai 24 jam, ini luar biasa. Konten sarat makna dan amat positif. Menunjukan perbedaan yang selalu bekerjasama. Perbedaan yang menyatukan kita Indonesia," ungkap pria yang pernah menjadi wartawan Kompas dan kini sehari-hari bekerja membantu orang nomor satu di Indonesia ini.
 
Hal senada  juga disampaikan Ketua Komisi Kepemudaan KAK, Sr. Tyas, RVM. Menurutnya saat melihat konten-konten video yang dihasilkan oleh para peserta kegiatan yang bertemakan Taat Agama, Bergaul Harmonis, Sopan Berkomunikasi  ini, ia merasakan benar-benar adanya aura positif yang bisa dibangkitkan oleh orang-orang muda katolik yang adalah harapan dan masa depan Gereja serta bangsa.
 
"Mata saya berkaca-kaca ketika melihat semangat para peserta yang terealisasi pada hasil konten-konten video yang membangun ini. Para peserta benar-benar telah menampilkan 100% Indonesia 100% Katolik yang tidak saling tumpang tindih" tutur Biarawati asal kabupaten Magelang – Jawa Tengah ini.
 
Hal ini memang tidaklah berlebihan, karena para peserta yang dibagi ke dalam 10 kelompok, ternyata mampu menghasilkan konten-konten video yang bermutu dan sarat dengan pesan positif bagi kaum muda dalam menghadirkan dirinya sebagai orang muda yang 100% katolik dan 100% Indonesia.
 
Tidak saja konten video yang ditampilkan sebagai hasil karya para peserta, pada sesi yang didampingi oleh Joseph Fransiskus Xaverius Kevin Sanly Putera, S.I.Kom, dari Tim Komsos KWI, juga menghasilkan beberapa meme yang sarat dengan pesan-pesan positif. Yang kesemuanya kemudian diposting di akun intagram masing-masing peserta dengan hastag #ayopositivekupang. (Putra Diding)***

Suara Gembala

Kita Mengasihi Tidak Dengan Perkataan Tetapi Dengan Perbuatan

1.“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan tetapi dengan perbuatan” (1Yoh 3:18). Perkataan ini dari rasul Yohanes mengungkapkan suatu perintah dari mana tak seorang Kristiani pun dapat mengelak.

Tokoh

Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja

Albertus lahir di Lauingen, danau kecil Danube, Jerman Selatan pada tahun 1206. Orang tuanya bangsawan kaya raya dari Bollstadt. Semenjak kecil ia menyukai keindahan alam sehingga ia biasa menjelajahi hutan-hutan dan sungai-sungai di daerahnya.

Renungan Harian

Mari Membangun Dunia Baru Yang Harmonis

Selasa, 5 Desember 2017,
Filipus Rinaldi, Bartolomeus Fanti, Sabas
Yes. 11:1-10; Mzm. 72:2,7-8,12-13,17; Luk. 10:21-24
BcO Yes 2:6-22; 4:2-6
warna liturgi Ungu

Rencana keselamatan terus menerus disampaikan Tuhan kepada umat-Nya.