Sakramen Tobat

Pelayan: Hanya Uskup atau Imam, yang mewakili Kristus yang mengampuni dan menghapus dosa-dosa umat beriman
 
Tanda: tanda untuk sakramen ini terdiri atas kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh si peniten berurut-urutan mulai dari Pemeriksaan bathin dengan suatu penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukan, pengakuan dosa-dosa secara jujur dan terbuka, Absolusi dari pihak pelayan, dan terakhir pelaksanaan penitensi atau tindakan penyilihan atas dosa-dosa (perbaikan akibat dosa)
 
Kata-kata: Kata-kata penting adalah yang diucapkan Imam waktu memberikan absolusi, yang diakhiri dengan kata-kata “...maka saya melepaskan saudara dari dosa-dosa saudara, demi nama Bapak dan Putera dan Roh Kudus”.
 
Yang terjadi: Tobat menyembuhkan jiwa yang terluka akibat dosa-dosa, menempatkan kembali orang yang sudah dibaptis itu ke dalam situasi rahmat dan kesatuan kembali dengan Gereja. Sakramen ini adalah suatu perjumpaan dengan Yesus yang mengampuni dosa-dosa, menyembuhkan jiwa yang terluka, dan melalui kata-kata pelayan ditunjukkan kembali jalan kepada si peniten untuk kembali ke rumah Bapak. Dengan sakramen ini semua dosa baik dosa besar maupun dosa kecil sungguh-sungguh dihapus.

Suara Gembala

Pesan Paskah Uskup Agung Kupang

“Jangalah seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1Kor 10:24)
 
Saudara-saudari terkasih,

Tokoh

Beato Yohanes Gabriel Perboyre, Martir

Ketika masih kanak – kanak, Yohanes sudah terbiasa dengan kerja keras. Ia biasa membantu ayahnya menggembalakan ternak – ternak mereka di padang. Pada umur 8 tahun, ia masuk sekolah atas ijin ayahnya. Kemudian ia mengikuti pendidikan imam di seminari menengah.

Renungan Harian

Salib Adalah Tanda Kerahiman Allah

Jumat, 14 September 2018 - Pesta Salib Suci
Bil. 21:4-9; Mzm. 78:1-2,34-35,36-37,38; Flp. 2:6-11; Yoh. 3:13-17.
BcO Gal. 2:19-3:7,13-14; 6:14-18 Est. 1:1-3,9-16,19; 2:5-10,16-17.

Hari ini Gereja Katolik merayakan pesta Salib Suci. Secara liturgis, Pesta ini dirayakan di dalam Gereja Katolik untuk mengenang penemuan Salib Yesus oleh St. Helena, ibunda dari Kaisar Konstantinus pada tanggal 18 Agustus 320.