Sakramen Tobat

Pelayan: Hanya Uskup atau Imam, yang mewakili Kristus yang mengampuni dan menghapus dosa-dosa umat beriman
 
Tanda: tanda untuk sakramen ini terdiri atas kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh si peniten berurut-urutan mulai dari Pemeriksaan bathin dengan suatu penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukan, pengakuan dosa-dosa secara jujur dan terbuka, Absolusi dari pihak pelayan, dan terakhir pelaksanaan penitensi atau tindakan penyilihan atas dosa-dosa (perbaikan akibat dosa)
 
Kata-kata: Kata-kata penting adalah yang diucapkan Imam waktu memberikan absolusi, yang diakhiri dengan kata-kata “...maka saya melepaskan saudara dari dosa-dosa saudara, demi nama Bapak dan Putera dan Roh Kudus”.
 
Yang terjadi: Tobat menyembuhkan jiwa yang terluka akibat dosa-dosa, menempatkan kembali orang yang sudah dibaptis itu ke dalam situasi rahmat dan kesatuan kembali dengan Gereja. Sakramen ini adalah suatu perjumpaan dengan Yesus yang mengampuni dosa-dosa, menyembuhkan jiwa yang terluka, dan melalui kata-kata pelayan ditunjukkan kembali jalan kepada si peniten untuk kembali ke rumah Bapak. Dengan sakramen ini semua dosa baik dosa besar maupun dosa kecil sungguh-sungguh dihapus.

Suara Gembala

Pesan Natal 2020 dari Uskup Agung Kupang

“Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus” (1Ptr.4:11)
 
Saudara-saudari terkasih,
 

Tokoh

Santo Polikarpus

Polikarpus lahir antara tahun 69 hingga 80. Ia adalah murid langsung dari Rasul Yohanes, saudara Yakobus; dua bersaudara, yang sangat dikasihi Yesus. Ia dibabtis menjadi seorang Kristen oleh Rasul Yohanes ketika pengikut Kristus masih sangat sedikit jumlahnya.

Renungan Harian

Kamu Telah Menerima Dengan Cuma-Cuma

Sabtu, 5 Desember 2020 -- Hari Biasa Pekan I Adven

Yesus dalam Injil hari ini dikisahkan berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Dan ketika melihat orang banyak, hatinya tergerak oleh belas kasihan kepada mereka.