Sakramen Mahakudus Bertahkta di Puncak Oebelo

Kemeriahan perayaan syukur Jubileum Keuskupan Agung Kupang ternyata belumlah berakhir. Setelah perayaan syukur bersama yang ditandai dengan Ekaristi dan resepsi bersama serta peluncuran web resmi KAK dan buku, kemeriahan Jubileum KAK juga ditandai pula dengan pentakhtaan Sakramen Mahakudus di Kapela st. Yohanes Paulus II, Taman Ziarah Yesus Maria Oebelo.
 
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2013, pukul 17.30 dan diikuti oleh kira-kira 200-an umat keuskupan Agung Kupang  ini, diawali dengan prosesi Sakramen Mahakudus. Dalam proses ini, Rm Simon Tamelab dan Mgr. Petrus secara bergantian bertindak sebagai pembawa Sakramen Mahakudus dari aula Taman Ziarah menuju tempat pentakhtaan di Kapela st. Yohanes Paulus II. Selama dalam perjalanan menuju puncak Oebelo, umat beriman mengiringi prosesi ini dengan doa dan nyanyian yang dipimpin oleh ketua Komisi Liturgi KAK. Dan hadir pula untuk turut menyemarakkan prosesi ini adalah drum band SMAK Giovani Kupang.
 
Moment Rabu, 22 Oktober 2013 sore dipilih, bukan hanya sebagai penutup rangkaian kegiatan perayaan Jubileum Perak KAK, namun terutama karena ini merupakan senja hari menjelang ulang tahun KAK yang ke-25, yang sesungguhnya jatuh pada tanggal 23 Oktober 2014, walaupun perayaannya meriah puncak jubileum telah dirayakan bersamaan dengan pesta pelindung kapela Taman Ziarah Yesus Maria Oebelo.
 
Yang Mulia uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang dalam pesannya setelah pentakhtaan dan pemberkatan dengan Sakramen Maha Kudus ini, sekali lagi menekankan tentang pentingnya menghadirkan perdamaian yang senantiasa menjadi kesukaan setiap orang. “Perdamaian yang kita mohonkan melalui Bunda Maria di dalam diri Puteranya, Yesus Kristus yang hadir kini lewat  rupa Sakramen Mahakudus, semoga hadir di dalam keluarga kita masing-masing, dalam paroki kita, di dalam pekerjaan kita,” ujar Mgr. Petrus. Dan di akhir pesannya, beliau meminta, “Semoga kita sekalian yang pada sore hari ini hadir dengan memegang lilin yang bernyala, biar pun nyalanya kecil, tapi nyala itu harus tetap hadir untuk membuat dunia ini, dunia yang penuh cahaya.”
 
Keseluruhan rangkaian prosesi dan pentakhtaan Sakramen Mahakudus ini kemudian ditutup dengan pesta kembang api. (si langit senja)

Suara Gembala

Pesan Paskah Uskup Agung Kupang

“Jangalah seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1Kor 10:24)
 
Saudara-saudari terkasih,

Tokoh

Santo Paus Leo Agung

Santo Paus Leo I adalah Paus ke-45 dalam sejarah Gereja Katolik. Ia merupakan yang pertama dari 4 orang Paus yang dianugerahi gelar "Agung" (the Great).

Renungan Harian

Mari, ikutlah Aku

Jumat, 30 Nopember 2018, Pesta S. Andreas, Ras (M). E Kem PrefRas.
BcE Rm. 10:9-18; Mzm. 19:2-3,4-5; Mat. 4:18-22.
O AllTuh. BcO 1Kor. 1: 17 - 2:5.

Pada hari ini kita merayakan pesta St. Andreas, rasul. Andreas dikenal sebagai saudara dari Simon Petrus, ia berasal dari kota Betsaida. Menurut Injil Yohanes, Andreas adalah seorang murid Yohanes Pembaptis.