Pesan Paskah 2021 dari Uskup Agung Kupang

“Kalau kamu dibangkitkan bersama Kristus, carilah perkara yang diatas, di mana Kristus ada, duduk disebelah kanan Allah” (Kol 3:1)
 
Saudara-saudari terkasih: Umat Katolik se-Keuskupan Agung Kupang,
Kita telah menjalani masa puasa di tengah berkecamuknya pandemi virus corona. Kita pun berusaha untuk menyatukan langkah-langkah hidup kita dalam kebersamaan baru akibat pembatasan protokol kesehatan. Kita juga menelusuri perjalanan hidup dalam keprihatinan, kecemasan, kesedihan, kegelisahan dan bahkan ketakutan akibat dampak Covid-19. Kita telah merasakan kehilangan sanak keluarga, sahabat kenalan yang terpapar virus corona yang mematikan, tetapi tetap teguh dalam pengharapan. Pada saat yang sama, kita juga telah menghayati masa puasa dengan segenap hati sebagai persiapan untuk merayakan paskah, perayaan iman akan kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus. Kita telah membarui cara hidup iman berpengharapan sebagaimana terwujud dalam hidup Yesus Kristus, supaya “Apabila Kristus yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kita pun akan menyatakan diri bersama dengan dia dalam kemuliaan” (Kol 3:4)
 
Saudara-saudari terkasih,
Paskah membuka kembali nuansa baru dalam perjalanan hidup iman kita, karena Paskah mendorong kembali semangat kemuridan dalam peradaban yang terbarui di tengah kedaruratan dan kerumitan masa kini. Paskah menghadirkan kembali daya anugrah untuk memperkuat kerukunan hidup dalam keluarga, pekerjaan dan masyarakat. Paskah mendobrak kesombongan serta membuka kembali perjumpaan kita dengan Tuhan yang peduli akan kebaikan serta memberikan semangat baru dalam menghadapi tantangan hidup kekinian sebagai orang beriman yang percaya akan keselamatan di dalam kebangkitan Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita. Kita bangkit bersama Kristus dalam perjalanan hidup iman yang diperbarui dalam pembaruan janji Permandian kita. Dengan demikian, kita memperoleh daya ilahi untuk berlaku sebagai murid-murid Kristus yang bangkit dari kerapuhan manusiawi.
 
Saudara-saudari terkasih,
Kita merayakan Paskah dan menemukan lagi gaya hidup yang mampu mendulang perbaikan dalam lingkungan hidup kita. Kita menyadari kembali panggilan untuk menjaga keutuhan ciptaan, di mana kita boleh merasakan keselarasan hidup yang seimbang. Kita berani untuk mengembangkan gaya hidup daur ulang, sehingga kita tidak mengalami kekurangan akibat sikap suka membuang. Sebagaimana Kristus memulihkan hubungan kita dengan Bapa-Nya, kita juga mendapat kekuatan untuk memulihkan hubungan bersama dan hubungan keutuhan ciptaan yang berkelanjutan secara manusiawi. Kita menjadi sadar lagi akan tanggung jawab kita untuk peduli satu sama lain dalam bingkai perintah cinta kasih Yesus Kristus, khususnya dengan melibatkan diri dalam upaya bersama untuk memperkuat keseimbangan lingkungan hidup kita, khususnya kesehatan dalam keluarga dan komunitas iman masing-masing.
 
Saudara-saudari terkasih.
Kita merayakan paskah sebagai persekutuan gerejani, yang menemukan kembali bagaimana berjalan bersama dengan semangat Injil. Kita bersekutu kembali dalam menghayati sikap peduli timbal balik demi kebaikan bersama. Kita menemukan kembali sikap hidup rela berbagi, utamanya bagi sesama yang berkekurangan. Kristus bangkit melapangkan peta jalan baru dalam rumah kita Bersama, yang sedang retak dan terganggu oleh ancaman virus corona berbarengan dengan perubahan iklim dan pemanasan global. Oleh karena itu, marilah bersama Kristus bangkit, kita segarkan lagi perutusan untuk membangun kerjasama bersaudara demi keseimbangan keutuhan ciptaan. Kristus bangkit menegaskan kembali syarat mutlak peduli sesama dalam keberagaman yang menopang kesejahteraan bersama. Jangan takut berkorban peduli sesame, karena karakter ini menghadirkan jati diri kita sebagai murid-murid Kristus yang aktif, kreatif, inklusif dan dinamis. Kita tetap berpadu dalam melodi hidup Yesus yang “menderita, dimakamkan dan dibangkitkan” demi kebaikan manusia seutuhnya menurut bingkai janji Kristus yang berpengharapan dalam kepenuhan. Paskah menghadirkan kembali para utusan iman untuk membangun solidaritas dalam lingkungan hidup bersama “semakin beriman semakin solider”.
 
Saudara-saudari terkasih,
Perayaan Paskah dalam Tahun St. Yoseph bersama kenangan akan Ajakan Apostolik Amoris Laetitia mengingatkan kita akan keberanian dan kesederhanaan hidup iman yang sesuai dengan rencana keselamatan Allah. Inilah tanda keselamatan yang menghangatkan pula hidup iman dan menyuburkan gaya hidup bersaudara dan bersahabat dengan semua orang. Yesus telah berkata “Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain” (Mk 9:50). Teladan St. Yoseph boleh menjadi panutan dalam perjalanan hidup iman kita, agar kita dengan rendah hati menerima anugerah keajaiban yang berasal dari Allah yang mahabaik.
 
Pada akhirnya, saudara-saudari terkasih, dengan segenap hati Uskup mengucapkan “Selamat Hari Raya Paskah” di tengah perjuangan bersama untuk menjaga kesehatan bagi semua orang dalam semangat Amoris Laetitia. Hidup iman kita diperbarui oleh Kristus bangkit dalam bingkai lingkungan hidup yang bersih dan sehat, seraya “menguduskan Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan” (1Ptr. 3:15). Kita bangkit bersama Kristus untuk peduli ekologis demi pembangunan manusia seutuhnya dan seluruhnya yang berkelanjutan. Marilah kita bangkit bersama Kristus untuk hidup berbudi luhur dalam keluarga dan masyarakat, sambil mengembangkan karya yang memperluas kesejahteraan masyarakat dalam keadilan dan perdamaian “sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah” (1Ptr. 4:10). Kita saling mendoakan, khususnya bagi pemerintah dan tenaga Kesehatan, agar dengan segenap hati mereka tersedia untuk mewujudkan kebijakan pelayanan publik yang menyehatkan serta menyejahterakan bagi semua orang.
 
Kita mohon pertolongan St. Yoseph, Pelindung Gereja, agar hidup iman kita berkembang subur dan menopang kita untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Uskup mengaturkan berkat apostolik Paskah bagi seluruh umat Katolik bersama masyarakat dalam wilayah pelayanan Keuskupan Agung Kupang.
 
Sekali lagi, "Selamat Hari Raya Paskah” dan semoga demikian.
 
Diberikan di Kupang, 25 Maret 2021
Salam hormat dan berkat, Salve
Mgr. Petrus Turang
Uskup Agung Kupang

Suara Gembala

Pesan Paskah 2021 dari Uskup Agung Kupang

“Kalau kamu dibangkitkan bersama Kristus, carilah perkara yang diatas, di mana Kristus ada, duduk disebelah kanan Allah” (Kol 3:1)
 
Saudara-saudari terkasih: Umat Katolik se-Keuskupan Agung Kupang,

Tokoh

Santo Polikarpus

Polikarpus lahir antara tahun 69 hingga 80. Ia adalah murid langsung dari Rasul Yohanes, saudara Yakobus; dua bersaudara, yang sangat dikasihi Yesus. Ia dibabtis menjadi seorang Kristen oleh Rasul Yohanes ketika pengikut Kristus masih sangat sedikit jumlahnya.

Renungan Harian

Kamu Telah Menerima Dengan Cuma-Cuma

Sabtu, 5 Desember 2020 -- Hari Biasa Pekan I Adven

Yesus dalam Injil hari ini dikisahkan berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Dan ketika melihat orang banyak, hatinya tergerak oleh belas kasihan kepada mereka.