Paroki St. Petrus - Sulamu

Nama                                  : Paroki Sto. Petrus Pariti Sulamu
Tahun berdiri                     : 29 Juni 2000
Jumlah Umat                     : 1.391 jiwa.
Jumlah KK                         : 293 KK
Jumlah Wilayah                : -
Jumlah KUB                      : 5 KUB
Jumlah Stasi                      : 11 Kapela.
Jumlah Kongregasi          : -
Pastor Paroki pertama      : Romo Petrus Kelu, Pr (Alm.)
Pastor Paroki sekarang   : Romo Yoakim Konis, Pr
Alamat                                 :
 
Sejarah Singkat
Tahun 1958, gedung gereja berukuran 2 x 4 meter dibangun setelah mendapat izin pemerintah setempat (Tamukung) dan pembangunan dipercayakan kepada bapak Andreas Huller. Saat itu umat berjumlah kurang lebih 20-an jiwa dan menjadi salah satu kapela dari Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui dengan pastor paroki ketika itu P. Konen, SVD. Tahun 1963,kapela Oeteta dialihkan ke Paroki Kristus Penebus Camplong yang dimotori oleh P. Hendrikus Iku, SVD. Maka pelayanan semakin mudah karena jarak yang cukup dekat. Pada pertengahanOktober 1996, Mgr Gregorius Monteiro, SVD menempatkan Rm. Petrus Kelu, Pr sebagai pastor paroki pertama. Sejak itu stasi Oeteta berubah status menjadi paroki.Padatanggal 29 Juni 2000 paroki Oeteta diresmikan sebagai Paroki Santo Petrus Sulamu oleh Yang Mulia Mgr.Petrus Turang, Pr.
 
Imam – imam yang berkarya di Paroki Santo Petrus Pariti Sulamu

  1. RD. Petrus Kelu, Pr (Alm.), (1996-1999)
  2. RD. Hironimus Pakenoni (1999-2001)
  3. RD. Kornelis Usboko (2001-2003)
  4. RP. Marianus Petu, SVD (Alm) (2003-2007)
  5. RD. Yoakim Konis, Pr (2008-sekarang)
  6. RD. Patrisius Tampani, Pr (2011-sekarang)

 
Kapela-kapela dalam Paroki Santo Petrus Sulamu

  1. Kapela St. Paulus Laus (26 KK)
  2. Kapela Sta. Maria Gunung Tiga (8 KK)
  3. Kapela St. Gregorius Bipolo (13 KK)
  4. Kapela St. Yohanes Pembabtis Fubonak (10 KK)
  5. Kapela Sta. Maria Dolorosa Barate (18 KK)
  6. Kapela St. Petrus Oelbubuk (17 KK)
  7. Kapela Sta. Familia Sulamu (48 KK)
  8. Kapela Yosep Nawen (4 KK)
  9. Kapela Hati Kudus Yesus Tulakaboak (27 KK)
  10. Kapela St. Yohanes Pembabtis Manubelon (13 KK)

 
Kelompok Umat Basis (KUB) dalam Paroki Santo Petrus Sulamu

  1. KUB Sta. Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Oeteta II (14 KK)
  2. KUB Bunda Rosario Pariti I (24 KK)
  3. KUB Mater Dolorosa Pariti II (24 KK)
  4. KUB Mater Redemtoris Oeteta I (23 KK)
  5. KUB Theresia Avila Oelnaibesi (11 KK)

Suara Gembala

Kita Mengasihi Tidak Dengan Perkataan Tetapi Dengan Perbuatan

1.“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan tetapi dengan perbuatan” (1Yoh 3:18). Perkataan ini dari rasul Yohanes mengungkapkan suatu perintah dari mana tak seorang Kristiani pun dapat mengelak.

Tokoh

Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja

Albertus lahir di Lauingen, danau kecil Danube, Jerman Selatan pada tahun 1206. Orang tuanya bangsawan kaya raya dari Bollstadt. Semenjak kecil ia menyukai keindahan alam sehingga ia biasa menjelajahi hutan-hutan dan sungai-sungai di daerahnya.

Renungan Harian

Jalan Menuju Pertobatan Itu Selalu Terbuka

Selasa, 21 Nopember 2017, Peringatan Wajib Santa Perawan Maria dipersembahkan kepada Allah
2Mak. 6:18-31; Mzm. 4:2-3,4-5,6-7; Luk. 19:1-10
BcO Dan 2:1,25-47

Salah satu ceritera Kitab Suci yang sudah begitu akrab di telinga kita, adalah kisah tentang Zakheus, si Pemungut cukai. Di hadapan orang-orang Yahudi, para pemungut cukai termasuk dalam golongan yang dikatakan sebagai orang-orang berdosa.