MUSYAWARAH PASTORAL IV KEUSKUPAN AGUNG KUPANG RESMI DIHELAT

KUPANG,-- Uskup Keuskupan Agung Kupang Mgr Petrus Turang membuka acara Musyawarah Pastoral Keuskupan Agung Kupang (Muspas KAK) IV di Wisma Susteran SSPS Bello (Minggu, 23 Februari 2020).
 
Turut hadir pula Wakil Walikota Kupang dr Herman Man, Asisten II PemKot Kupang Yos Rera Beka, Ketua Departemen Agama Katolik Kota Kupang Yakobus Kleden, dan Kepala Biro Organisasi NTT Bartol Badar.
 
Muspas yang mengusung tema "Berjalan Bersama dengan Terang Injil" ini dihadiri oleh 144 orang peserta yang merupakan perwakilan imam, utusan lembaga dan kaum awam serta dari berbagai paroki di wilayah Keuskupan Agung Kupang, yang meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Alor dan Kabupaten Sabu Raijua.
 
Muspas merupakan sarana pertumbuhan, pengembangan, pemberdayaan serta penghayatan persaudaraan menurut panggilan iman akan Yesus Kristus. Penyelenggaraannya adalah asalnya umat, terlibatnya umat dan tujuannya umat dalam wilayah pelayanan pastoral Keuskupan Agung Kupang.
 
Bahan penyelengaraan musyawarah ini berakar dari refleksi atas hidup umat di paroki-paroki yang dilengkapi oleh para narasumber dengan paparan yang lebih mendalam, agar para peserta secara meluas mencermati tantangan serta harapan akan karya pelayanan pastoral di masa depan.
 
"Keuskupan Agung Kupang telah melaksanakan Muspas sebanyak 3 kali dan kita diajak untuk kembali bermusyawarah dan membagi tentang karya pastoral. Ada 4 mimpi dari keuskupan kita, yaitu kehidupan sosial ekonomi, keutuhan budaya, keutuhan lingkungan hidup dan kehidupan pelayanan gerejawi yang semakin bermutu dalam memberi kesaksian Injil", ujar Ketua Panitia Romo Sipri Senda
 
Romo Sipri menambahkan bahwa di Muspas kali ini Orang Muda Katolik (OMK) diajak untuk terlibat. Berdasarkan 4 mimpi keuskupan tadi, diharapkan kaum tertahbis maupun tidak tertahbis, khususnya orang muda bisa berjalan bersama untuk membangun karya pastoral.
 
"Setelah Muspas diharapkan ada sesuatu yang berguna yang bisa kita bawa ke paroki sebagai paroki untuk proses tumbuh kembang paroki, salah satunya", ujar salah satu peserta dari Paroki Matter Dolorosa Soe- Getrudis Laran.
 
Urbanus Humaniren- peserta asal Paroki Sta Maria dari Fatima Moru- Alor juga menambahkan bahwa selain kerjasama intern gereja, perlu ada kerjasama dan hubungan baik antara pihak gereja dengan pemerintah sehingga mempermudah pelayanan pastoral di setiap wilayah.
(MARIA GORETI ANA KAKA)

Suara Gembala

Membangun Hidup Ekonomi Yang Bermartabat

"Oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus" (Tit.3:5)

Saudara-saudari terkasih dalam Yesus Kristus,

Tokoh

Santo Polikarpus

Polikarpus lahir antara tahun 69 hingga 80. Ia adalah murid langsung dari Rasul Yohanes, saudara Yakobus; dua bersaudara, yang sangat dikasihi Yesus. Ia dibabtis menjadi seorang Kristen oleh Rasul Yohanes ketika pengikut Kristus masih sangat sedikit jumlahnya.

Renungan Harian

Hendaklah Pinggangmu Tetap Berikat Dan Pelitamu Tetap Menyala

Selasa, 20 Oktober 2020
Ef. 2:12-22; Mzm. 85:9ab-10,11-12,13-14; Luk. 12:35-38.
BcO Sir. 29:1-13; 31:1-4  
warna liturgi Hijau

Kewaspadaan merupakan sebuah tindakan mawas diri untuk tidak terbuai, tidak terlena atau terbenam dalam sesuatu hal yang bisa membelokkan orientasi hidup.