Murid-Murid adalah Anugerah

“Sebagai para guru, murid-murid yang kita didik adalah anugerahAllah bagi kita, di mana bersama mereka kita bisa membuat interaksi dan lain sebagainya, dan di dalam interaksi itu kita bisa mengalami persekutuan di dunia ini. Dari persekutuan itu akan tumbuh pula kesadaran baru bahwa kita melihat anak-anak didik kita sebagai saudara dan sudari kita, mereka bukanlah budak-budak kecil, tetapi mereka adalah pribadi-pribadi yang dalam dirinya membutuhkan asupan-asupan tertentu dari kita yang telah lebih dewasa dari mereka, supaya mereka bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, entah secara fisik maupun secara intelektual.”
 
Demikian disampaikan Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang dalam renungannya pada kesempatan rekoleksi masa adven bagi para guru katolik di wilayah kota Kupang dan sekitarnya, yang dilaksanakan pada Jumat, 11 Desember 2018.
 
Kepada para guru yang memadati aula Paroki Sta Maria Assumpta ini, Mgr Petrus meminta agar di dalam melakukan pelayanannya sebagai pendidik, para guru sungguh menjalankan tugas dan panggilannya itu dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi. Salah satunya ditunjukkan dengan kerelaan untuk membagikan ilmunya secara utuh bagi anak-anak didiknya, dengan kesetiaan untuk mengajar anak-anak didiknya, setia berada di kelas selama jam pembelajaran berlangsung. Selain itu, bentuk tanggung jawab dan dedikasi itu juga ditunjukkan dengan upaya untuk senantiasa meningkatkan pengetahuannya melalui membaca, karena ada begitu banyak hal-hal baru yang terus berubah seiring kemajuan dunia dewasa ini.
 
Agar bisa tampil sebagai pendidik yang baik, Mgr Petrus tak lupa mengajak para guru untuk belajar pada Yesus, Sang Guru sejati. Kerelaan Yesus untuk memberikan diri seutuhnya demi keselamatan manusia, hendaknya juga menjadi inspirasi bagi para guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kesempatan untuk berbagi kehidupan denga sesama.
 
“Di dalam pelayanan kita sebagai guru, kita sesungguhnya tengah membangun kembali semangat kemuridan yang lebih besar dan kemuridan yang terbesar itu adalah tanda nyata bahwa cinta kasih ada di dunia ini, dan dengan demikian kita sesungguhnya tengah membangun martabat kita sebagai anak-anak Allah, sebagai murid-murid Kristus, karena dengan menjadi murid-murid Kristus kita sesungguhnya memiliki panggilan untuk berbagi,” ungkap Mgr Petrus.
 
Kegiatan rekoleksi bagi para guru dan tenaga kependidikan yang beragama katolik ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Kupang bekerjasama dengan Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang untuk mempersiapkan para guru menyongsong perayaan Natal.

Suara Gembala

Pesan Paskah Uskup Agung Kupang

“Jangalah seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1Kor 10:24)
 
Saudara-saudari terkasih,

Tokoh

Santo Paus Leo Agung

Santo Paus Leo I adalah Paus ke-45 dalam sejarah Gereja Katolik. Ia merupakan yang pertama dari 4 orang Paus yang dianugerahi gelar "Agung" (the Great).

Renungan Harian

Kamu harus memberi mereka makan!

Selasa, 8 Januari 2019
1Yoh. 4:7-10; Mzm. 72:2,3-4ab,7-8; Mrk. 6:34-44.
BcO Yes. 62:1-12.
warna liturgi PutihPetrus Tomas

Injil hari ini memperlihatkan bagaimana Tuhan Yesus dalam pelayananNya tidak pernah melupakan kebutuhan manusia terhadap makanan atau roti. Ia memberikan makanan kepada lima ribu orang yang kelaparan, dengan lima ketul roti dan dua ekor ikan.