KUNJUNGAN PASTORAL MGR. PETRUS TURANG KE ROTE NDAO

ROTE NDAO, 29/11. Pukul 10.15 waktu setempat, Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang bersama rombongan (Imam, Frater, Suster, tokoh umat, dokter) tiba di Bandara D.C. Saudale Kabupaten Rote Ndao, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Kedatangan Bapak Uskup dan rombongan disambut Pastor Paroki RD. Aloisius Lake dan Pastor rekan RD. Fransiskus Atamau serta tokoh umat dan panitia. Tampak juga dalam rombongan, Pastor Kamilus Pantus, selaku sekertaris eksekutif Komisi Komunikasi Sosial Konfrensi Waligereja Indonesia (KWI). Kunjungan pastoral Uskup ke Paroki Rote Ndao kali ini,untuk pemberkatan Gereja Paroki dan pentahbisan Imam Perdana asal Paroki St. Kristoforus Rote Ndao, Diakon Hironimus Nitsae. Setibanya di gerbang Paroki, ada sambutan penyambutan dari Pastor dan umat. Selanjutnya rombongan dan umat memasuki gereja untuk didoakan dan diberkati Uskup. Usai doa dan pemberkatan, ada istirahat sejenak dan waktu istirahat ini diisi dengan pelayanan kesehatan (gratis) oleh para dokter dari Kupang, dibantu para suster biarawati. Pelayanan kesehatan ini diperuntukan bagi umat dan masyarakat setempat. Pada sore harinya, diadakan misa pemberkatan Gereja Paroki St. Kristoforus. Perayaan itu dipimpin Bapak Uskup dan dihadiri Bupati Rote Ndao bersama Ibu serta jajaran pemerintahan setempat.

Suara Gembala

Pesan Puasa Uskup Agung Kupang Tahun 2018

Saudara-saudari terkasih dalam Yesus Kristus, Masa puasa atau prapaskah sudah tiba kembali. Kita hadir lagi dalam masa liturgis khusus. Masa pembaruan hidup iman akan sengsara, wafat serta kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus.

Tokoh

Santa Agatha

Seorang gadis Kristen nan cantik bernama Agatha hidup di Sisilia pada abad ketiga. Gubernur Romawi kafir mendengar kabar tentang kecantikan Agatha dan menyuruh orang untuk membawa gadis itu ke istana untuk dijadikan sebagai isterinya.

Renungan Harian

Koyakkanlah Hatimu Dan Bukan Pakaianmu

Rabu, 14 Februari 2018; HARI RABU ABU (U). Pantang dan Puasa.
E Pemberkatan dan pembagian abu PrefPrap IV.

Hari ini kita memulai masa Prapaskah yang ditandai dengan penerimaan abu di dahi kita. Mengapa pada Hari Rabu Abu kita menerima abu di kening kita? Sejak lama, bahkan berabad-abad sebelum Kristus, abu telah menjadi tanda tobat. Misalnya, dalam Kitab Yunus dan Kitab Ester.