Kristus Mengutus Kita Untuk Membawa Pesan Sukacita

“Lengan-lengan Kristus yang terentang merupakan tanda dari hasrat untuk memeluk setiap orang yang datang kepada-Nya. Dan hati-Nya mengungkapkan cinta kasih yang tak terukur untuk setiap orang, untuk setiap kalian. Biarkanlah kita sekalian ditarik menuju Kristus, alamilah perjumpaan dengan semua orang muda yang akan dijumpai, khususnya di bawah Salib Tuhan.” Demikian kata Vikjen Keuskupan Agung Kupang, Romo Gerardus Duka, di awal kotbahnya pada Perayaan Ekaristi ziarah Orang Muda Katolik (OMK) se-Keuskupan Agung Kupang yang berlangsung pada hari Minggu, 10 Juli 2016 di Taman Ziarah Yesus-Maria Oebelo.
 
Lebih lanjut Romo Gerardus mengatakan, “Pada kesempatan ini Gereja mengundang kita sekalian untuk bersiap ke Indonesian Youth Day di Manado dengan merenungkan mulai sekarang ini tema: Sukacita Injil di tengah masyarakat majemuk. Inilah mandat yang harus tetap bergaung secara kuat di dalam hati setiap orang muda. Dan sebagai Orang Muda Katolik, kita tentunya merasa gembira karena dilibatkan dalam keluasan jangkauan perutusan ini sebagai bagian dari Gereja Keuskupan Agung Kupang. Kita diundang untuk membuat Kristus dikenal, dan Kristus dikenal adalah hadiah yang paling berharga yang bisa kalian sampaikan, yang bisa kalian bagikan di dalam perjumpaan itu.”
 
Romo Vikjen menekankan pula bahwa, Dia yang tersalib, yang nanti akan diarak dari paroki ke paroki dalam wilayah Keuskupan Agung Kupang ini, adalah Sang Cahaya iman yang menerangi kegelapan ini. Dia menolong setia orang, termasuk orang-orang muda, untuk memahami bahwa setiap kehidupan manusia itu berharga, karena setiap orang adalah buah dari cinta kasih Allah. Allah mengasihi setiap orang, bahkan mereka yang telah menjauhi Dia, atau menghina Dia. Allah menanti dengan kesabaran. Dan bahkan Allah memberikan Puteranya untuk wafat dan bangkit kembali demi membebaskan semua manusia dari kejahatan-kejahatan kita. Menutup kotbahnya, Romo Geradus berpesan, “Kristus mengutus para murid-Nya, termasuk anda dan saya, untuk membawa pesan sukacita keselamatan dan hidup baru kepada semua orang di mana saja.”
 
Dalam Perayaan Ekaristi ini dilangsungkan pula upacara pemberkatan Salib OMK Keuskupan Agung Kupang, yang adalah simbol dari semangat untuk mewartakan kabar sukacita Kristus dari OMK Keuskupan Agung Kupang oleh Romo Vikjen KAK. Adapun Salib yang diberkati ini selanjutnya akan diarak oleh OMK ke paroki-paroki dalam wilayah Keuskupan Agung Kupang, yang dimulai dari paroki Katedral Kristus Raja Kupang, dan nantinya akan berakhir di paroki Sta. Maria Assumpta, sebelum dibawa ke Manado untuk diikutsertakan dalam kegiatan Indonesian Youth Day kedua pada bulan Oktober 2016.***

Suara Gembala

Pesan Paskah Uskup Agung Kupang

“Jangalah seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1Kor 10:24)
 
Saudara-saudari terkasih,

Tokoh

Beato Yohanes Gabriel Perboyre, Martir

Ketika masih kanak – kanak, Yohanes sudah terbiasa dengan kerja keras. Ia biasa membantu ayahnya menggembalakan ternak – ternak mereka di padang. Pada umur 8 tahun, ia masuk sekolah atas ijin ayahnya. Kemudian ia mengikuti pendidikan imam di seminari menengah.

Renungan Harian

Salib Adalah Tanda Kerahiman Allah

Jumat, 14 September 2018 - Pesta Salib Suci
Bil. 21:4-9; Mzm. 78:1-2,34-35,36-37,38; Flp. 2:6-11; Yoh. 3:13-17.
BcO Gal. 2:19-3:7,13-14; 6:14-18 Est. 1:1-3,9-16,19; 2:5-10,16-17.

Hari ini Gereja Katolik merayakan pesta Salib Suci. Secara liturgis, Pesta ini dirayakan di dalam Gereja Katolik untuk mengenang penemuan Salib Yesus oleh St. Helena, ibunda dari Kaisar Konstantinus pada tanggal 18 Agustus 320.