Komisi Komunikasi Sosial

Sekretariat:

Jl. Tamrin – Oepoi 85111

Kupang – NTT

Telp./Fax : (0380) 833331,Email :komsoskpg@yahoo.com
 
SEJARAH
Komisi Komunikasi Sosial  Keuskupan Agung Kupang (KOMSOS KAK) didirikan tahun 1981 oleh Uskup Agung Kupang dengan tugas utama membantu Uskup untuk karya kerasulan dan karya pastoral di bidang Komunikasi Sosial baik itu  media cetak, media elektronik dan media tradisional. Untuk media cetak, diantaranya  menerbitkan buletin Keuskupan secara berkala dengan nama awalnya Forum Komunikasi Keuskupan Agung Kupang dan saat ini telah berganti nama menjadi “Oe Mat Honis” (Sumber Air Hidup. Untuk media elektronik, bekerja sama dengan Radio pemerintah dan swasta (Audio)  serta televisi pemerintah (Audio Visual) menyiarkan Mimbar Agama Katolik. Sedangkan untuk media tradisional diantaranya mempromosikan unsur seni/etnik  yang menjadi kekhasan pada moment-moment  tertentu. Komisi ini juga  mengkoordinasi karya-karya yang dijalankan Komisi Komunikasi Sosial sendiri, kegiatan-kegiatan yang dijalankan oleh unsur-unsur Komisi, paroki, unsur-unsur religius dan Gerejani di wilayah Keuskupan Agung Kupang agar dapat berdaya guna menuju Gereja lokal yang mandiri dan melayani (bdk. CP. 170).
 
KELEMBAGAAN
Dalam perjalanan waktu sejak berdiri sampai saat ini, sudah enam orang pastor/imam yang bertugas di Komisi ini. Mereka itu adalah :
1.  RP. Piet Manehat, SVD : 1981 s/d 1991.
2.  RD. Kanisius Pen : 1991 s/d 1997.
3.  RD. Agustinus Pareira : 1997 s/d 2003.
4.  RD. Johanes Toda Diwi, OCD : 2003 s/d 2005
5.  RD. Primus Tjung Lake : 13 April 2005 s/d 1 Desember 2005.
6.  RD. Sekundidus Lopis : 1 Desember 2005 s/d sekarang.
 
Sekretariat Komisi KOMSOS KAK dipimpin oleh Delegatus KOMSOS (DELKOMSOS) yang bertindak sebagai Kepala Kantor. DELKOMSOS bertanggungjawab melaksanakan program-program tetap dan tidak tetap sesuai rencana.
Untuk membiayai kegiatannya, Komisi KOMSOS KAK memperoleh dana tetap dari Keuskupan Agung Kupang, sumbangan para Donatur yang tidak mengikat dan usaha Komisi KOMSOS  sendiri secara syah (orientasi mandiri) tidak bertentangan dengan tujuan Komisi.
 
VISI-MISI-RENCANA STRATEGIS
 
Visi   : Peningkatan Kwalitas Iman dan Hidup Umat  Beriman.
 
Misi   :

  1. Memajukan kegiatan pelayanan dan karya kerasulan dalam bidang Komunikasi Sosial di Keuskupan Agung Kupang (KAK).
  2. Melaksanakan program siaran mimbar agama Katolik di TVRI, RRI dan Radio swastasecara efektif.
  3. Menerbitkan buletin Keuskupan secara berkala agar umat beriman dibantu berkembang dalam pengetahuan/pemahaman yang benar tentang iman dan ajaran-ajaran Gereja.
  4. Mengadakan kegiatan tahunan  dalam rangka memeriahkan Perayaan Hari Minggu Komunikasi Sosial Sedunia 
  5. Mengadakan kontak dengan dunia profesional di bidang Komunikasi Sosial, khususnya dengan menyediakan bahan-bahan informasi dan dokumentasi.
  6. Mengikuti Rapat Tahunan yang diselenggarakan  Signis Indonesia dan Pelatihan-pelatihan untuk ketrampilan bermedia di bidang Audio dan Audio Visual baik tingkat Regio maupun Nasional.
  7. Mengikuti pertemuan & pelatihan yang diselenggarakan Komisi KOMSOS Konferensi Waligereja baik tingkat Regio dan Nasional.
  8. Mewakili Uskup Agung Kupang mengikuti pertemuan-pertemuan baik itu tingkat lokal, daerah maupun Nasional.

 
Rencana Strategis:  mengoptimalkan pelayanan melalui karya Audio dan Audio Visual untuk siaran Mimbar Agama Katolik.***

Suara Gembala

Keluarga Berwawasan Ekologis

Saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Kita tiba kembali pada masa puasa atau masa prapaskah. Waktu khusus ini selalu mendorong kita untuk memanfaatkannya dengan baik. Waktu berahmat ini menjadi bagian utuh dalam perjalanan hidup iman kita.

Tokoh

TAKUT YANG MEMBUAHKAN RAHMAT

 “Cucu-cucu Indonesia, engkau siap diri sekarang juga untuk ke Noehaen.” Itulah sepenggal kalimat yang masih diingat secara baik oleh Bapak Siprianus Poli ketika ia menerima tugas dari Pater Pfeffier untuk menjadi Guru agama katolik di wilayah Amarasi Timur, tepatnya

Renungan Harian

Dengarkanlah Suara Tuhan!

Kamis, 7 September 2017
Kol. 1:9-14; Mzm. 98:2-3ab,3cd-4,5-6; Luk. 5:1-11.
BcO Am 4:1-13
warna liturgi Hijau

Sebagai manusia, kita mungkin pernah mengalami situasi di mana kita telah berkeja dengan sepenuh hati, telah mengerahkan segala daya dan kemampuan diri kita, namun tak ada hasil yang kita peroleh, tak sesuatu yang bisa kita dapatkan.