Komisi Kepemudaan

Sekretariat:
Jln. Thamrin No. 15 Oepoi – Kupang
Telp/Fax (0380) 833331
E-mail: kakkomkep@yahoo.co.id
 
Komisi kepemudaan Keuskupan Agung Kupang (KAK) adalah salah satu komisi yang dalam karya pastoralnya berurusan dengan orang-orang muda dan mahasiswa Katolik. Pada awalnya, jabatan sebagai moderator orang muda Katolik KAK terpisah dengan moderator mahasiswa. Moderator mahasiswa Katolik kota Kupang awalnya dijabat oleh Rm. Andreas D.Kebelen,Pr. Sedangkan moderator Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Kupang dijabat oleh P. Piet Manehat, SVD yang merangkap sebagai Ketua komisi kepemudaan sekaligus ketua HAK.
 
Berdasarkan SK Uskup No. D.1.1/488/1990, tugas dan tanggung jawab P. Piet Manehat, SVD sebagai ketua Komkep dan HAK dialihkanke tangan P. Anton Ribeiru, SVD (1990-1996), selanjutnya ditangani oleh Rm. Kanis Pen, Pr sebagai ketua Komkep dan Centrum (1996-2001), kemudian dilanjutkan lagioleh Sr. Dionisia, PRR (2003-2005), setelah Sr. Dionisia, PRR Komisi ini ditangani oleh Rm. Primus Tjung Lake, Pr (2005-2008), tugas yang sama sebagai ketua komkep KAK ini kemudian diambil alih oleh Rm. Agustinus Parera, Pr untuk periode 2008-2012 dan dilanjutkan Rm. Yustinus Phoa, Pr periode 2012-2017. Komkep KAK sekarang berurusan dalam bidang pembinaan dan pelatihan kepada OMK-OMK maupun mahasiswa-mahasiswi katolikdi wilayah KeuskupanAgung Kupang.
 
HAKEKAT DAN PRIORITAS PELAYANAN PASTORAL
1.         Hakekat
Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Kupang merupakan salah satu perangkat pastoral di KAK yang bernaung di bawah wewenang dan tanggung jawab Uskup Agung Kupang sebagai pimpinan tertinggi pastoral di Keuskupan Agung Kupang.
Komisi ini dalam pelayanan pastoralnya tidak bekerja sendiri melainkan selalu membuka jaringan kerja sama dengan komisi-komisi lainnya di Keuskupan Agung Kupang sebagai satu kesatuan integral dalam pelayanan pastoral yang berada di bawah koordinasi Pusat Pastoral Keuskupan Agung Kupang.
2.         Prioritas pelayanan pastoral

  1. Komisi Kepemudaaan KAK secara umum mempunyai sasaran dalam karya pelayanan yakni untuk membangun dan membina orang muda Katolik menjadi orang-orang yang berpegang teguh pada nilai-nilai Kristiani demi pembentukkan diri orang mudayang matang dan dewasa baik secara spiritual, emosional, sosial dan intelektualguna pengabdian kepada gereja dan tanah air.
  2. Sasaranpelayanan komkep KAK:

1)        Pembinaan iman OMK
2)        Pengembangan pengetahuan danketrampilan OMK dalam bidangkepemimpinan dan berorganisasi.
 
VISI DAN MISI
 
Visi
“Persekutuan hidup OMK yang mandiri dan setia kawan dalam semangat perutusan yang saling melayani”
 
Misi
Untuk mencapai sasaran yang dimaksud maka komisi Kepemudaan mengemban misi sebagai berikut:
1)      Memberdayakan OMK untuk menyadari, memahami dan menghayati iman Kristiani demi tugas perutusan.
2)      Membangkitkan kesadaran OMK akan kesetiakawanan dalam hidup menggereja dan daya tahan hidup dalam menghadapi tantangan zaman.
 
STRATEGI

  1. Keterlibatan: OMK diberdayakan untuk semakin berkembang dan bertumbuh dalam iman dan karya serta terlibat dan bertanggung jawab dalam karya pastoral.
  2. Terorganisir: Demi mencapai sasaran pembinaan maka kegiatan OMK disusun sebagai sebuah rencana yang terprogramkan agar mudah dipantau dan diukur berdasarkan situasi dan kemampuan OMK setempat.

 
NILAI DAN PRINSIP PASTORAL KOMISI KEPEMUDAAN KAK
 
1.         Nilai Pembimbingan Pastoral
OMK merupakan citra Allahyang harus dihargai dan dihormati. Karena itu pribadi OMKmerupakan nilai dasar moral dan pelaksanaan karya pastoral. Sehingga dalam pembinaan dan pendampingan pribadi OMK selalu dilihat sebagai subyek dari seluruh rencana pelayanan pastoral yang didasarkan pada semangat pelayanan dan cinta kasih.
 
2.         Prinsip Pastoral

  1. OMK merupakan sasaran dari pelayanan pastoral.Karena itu segala bentuk pelayan yang diberikan selalu disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan OMK setempat.
  2. Dalam mendampingi OMK komisi selalu membutuhkan jaringan kemitraan untuk saling menunjang dalam upaya mencapai sasaran pembinaan dan pendampingan.
  3. Sikap saling percaya yang didasarkan pada semangat kasih dan pelayanan merupakan unsur yang sangat penting dalam karya pelayanan yang menjadi salah satu semangat komisi demi terciptanya suasana saling terbuka yang menunjang pengembangan dan peningkatan akan mutu hidup OMK.

Suara Gembala

Kita Mengasihi Tidak Dengan Perkataan Tetapi Dengan Perbuatan

1.“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan tetapi dengan perbuatan” (1Yoh 3:18). Perkataan ini dari rasul Yohanes mengungkapkan suatu perintah dari mana tak seorang Kristiani pun dapat mengelak.

Tokoh

Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja

Albertus lahir di Lauingen, danau kecil Danube, Jerman Selatan pada tahun 1206. Orang tuanya bangsawan kaya raya dari Bollstadt. Semenjak kecil ia menyukai keindahan alam sehingga ia biasa menjelajahi hutan-hutan dan sungai-sungai di daerahnya.

Renungan Harian

Jalan Menuju Pertobatan Itu Selalu Terbuka

Selasa, 21 Nopember 2017, Peringatan Wajib Santa Perawan Maria dipersembahkan kepada Allah
2Mak. 6:18-31; Mzm. 4:2-3,4-5,6-7; Luk. 19:1-10
BcO Dan 2:1,25-47

Salah satu ceritera Kitab Suci yang sudah begitu akrab di telinga kita, adalah kisah tentang Zakheus, si Pemungut cukai. Di hadapan orang-orang Yahudi, para pemungut cukai termasuk dalam golongan yang dikatakan sebagai orang-orang berdosa.