DIUTUS UNTUK MEWARTAKAN KABAR SUKACITA

“Apa yang kita dengarkan dalam Injil hari ini berbicara tentang hakekat pelayanan yang hadir dalam diri para gembala, di dalam diri para imam, yakni diutus bukan untuk menemukan atau mencari kekuasaan, tetapi  bahwa lewat kekuatan yang diberikan oleh Yesus itu mesti diwujudnyatakan, diinterpretasikan di dalam kegiatan pelayanan pastoral, sehingga persekutuan gerejawi atau umat yang dilayani itu semakin bertumbuh dalam iman yang sama dan berkanjang dalam kebajikan-kebajikan hidup.” Demikian disampaikan Vikjen Keuskupan Agung Kupang, RD Gerardus Duka dalam kotbanya pada Perayaan Ekaristi serah terima Pastor Paroki Sta. Helena Camplong, yang berlangsung pada hari Selasa, 17 Mei 2016.
 
Secara khusus dalam kotbahnya pada perayaan ini, Romo Gerardus secara khusus menyinggung tentang panggilan dan tugas perutusan yang diemban oleh para imam. Menurutnya, para imam dipanggil dan diutus untuk mengambil bagian di dalam tugas penggembalaan Yesus Kristus yang datang ke tengah dunia ini untuk menyampaikan kabar sukacita, warta keselamatan dan penebusan bagi umat manusia. Para imam dipanggil untuk menjadi saksi-saksi cinta kasih dan kerahiman Tuhan bagi umat manusia. Dan dalam melaksakan karya pewartaannya, para imam sebagaimana Yesus sendiri juga terkadang harus berhadapan dan mengalami peristiwa salib sebagai jalan satu-satunya menuju kemuliaan, menuju keselamatan. “Yesus datang ke dunia untuk menyampaikan kabar sukacita, warta keselamatan kepada kita, dan salib adalah jalan menuju karya keselamatan itu. Dan karena itulah maka semua yang ada di bawah salib itu, yang mengimani Dia yang tersalib itu akan mengalami penebusan, keselamatan dan sukacita di dalam persekutuan dengan Dia,” tegas Romo Gerardus.
 
Dalam perayaan Ekaristi yang berlangsung di gereja Paroki Sta. Helena Camplong ini, setelah homoli, dilangsungkan serah terima Pastor Paroki Sta. Helena Camplong dari Pastor Paroki yang lama, RD Andreas Sika kepada Pastor Paroki yang baru, RD Anselmus Leu. Acara serah terima ini disaksikan pula oleh Dewan Pastoral Paroki, segenap umat Paroki Sta. Helena Camplong dan juga para undangan dari unsur pemerintahan dan dari para tokoh agama lainnya yang sempat hadir.
 
Ketua Panitia Perayaan dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Bapa Uskup yang telah mempercayakan RD Andreas Sika dan RD Hilarius Penga untuk menjadi gembala umat di wilayah Paroki Sta. Helena Camplong selama hampir delapan tahun ini. Beliau juga berterima kasih atas karya pelayanan pastoral yang telah dilaksakan oleh kedua imam yang dipercayakan ini, yang telah membuat kehidupan iman umat semakin berkembang dari waktu ke waktu.
 
RD Andreas Sika dalam sambutannya pada perayaan ini juga mengucapkan rasa syukurnya yang mendalam kepada Tuhan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya melalui surat keputusan Uskup Agung Kupang, yang telah menetapkan dirinya dan Romo Hilarius Penga sebagai pastor di Paroki Sta. Helena Camplong sejak bulan Juni 2008. Romo Ande menyadari bahwa tugas kegembalaan yang dipercayakan kepadanya ini bukanlah atas dasar mana suka dan bukan pula atas dasar kemauan pribadi, tetapi semuanya ini demi karya pelayanan pastoral kepada umat beriman di wilayah ini. Karena itu Romo Ande pun berterima kasih atas segala kebersamaan dan persaudaraan yang telah membuat dirinya dan Romo Hilers bisa menjalankan karya pastoral dengan baik, meskipun disadari pula masih ada hal-hal yang kurang sebagai akibat dari kelemahan manusiawi.
 
Selanjutnya, Pastor Paroki Sta. Helena Camplong yang baru, RD Anselmus Leu menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dari Bapa Uskup kepadanya dan RD Leo Manlea yang berdasarkan SK Uskup telah diangkat menjadi pastor paroki dan pastor rekan di paroki ini untuk masa kerja tiga tahun ke depan. Beliau pun memohon keterlibatan dan kerjasama segenap umat dalam karya pastoral ke depannya, sehingga semua program dan karya pastoral yang dijalankan bisa sungguh-sungguh menjadi tanda yang menggembirakan dan membawa sukacita iman bagi seluruh umat di wilayah ini dan terutama demi kemuliaan Tuhan.
 
Mewakili Uskup Agung Kupang, Vikjen Keuskupan Agung Kupang, RD Gerardus Duka menyampaikan proficiat dan selamat bekarya kepada Romo Ansel dan Romo Leo yang adalah Pastor Paroki dan rekan pastor di paroki ini. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Romo Ande dan Romo Hiller yang telah melayani umat di paroki ini selama hampir delapan tahun dan terima kasih kepada persekutuan umat beriman di Paroki Sta. Helena Camplong ini yang telah bersama-sama dengan Romo Ande dan Romo Hiller menjalankan reksa pastoral Keuskupan Agung Kupang. Sebagaimana diketahui bahwa Romo Ande selanjutnya akan pindah ke Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui, sedangkan Romo Hiller diangkat menjadi Pastor Paroki St. Vinsensius Benlutu.
 
Setelah perayaan ekaristi, keseluruhan rangkaian acara serah terima serah terima Pastor Paroki Sta. Helena Camplong ini ditutup dengan resepsi bersama yang bertempat di depan pastoran.

Suara Gembala

Pesan Paskah Uskup Agung Kupang

“Jangalah seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1Kor 10:24)
 
Saudara-saudari terkasih,

Tokoh

Beato Yohanes Gabriel Perboyre, Martir

Ketika masih kanak – kanak, Yohanes sudah terbiasa dengan kerja keras. Ia biasa membantu ayahnya menggembalakan ternak – ternak mereka di padang. Pada umur 8 tahun, ia masuk sekolah atas ijin ayahnya. Kemudian ia mengikuti pendidikan imam di seminari menengah.

Renungan Harian

Salib Adalah Tanda Kerahiman Allah

Jumat, 14 September 2018 - Pesta Salib Suci
Bil. 21:4-9; Mzm. 78:1-2,34-35,36-37,38; Flp. 2:6-11; Yoh. 3:13-17.
BcO Gal. 2:19-3:7,13-14; 6:14-18 Est. 1:1-3,9-16,19; 2:5-10,16-17.

Hari ini Gereja Katolik merayakan pesta Salib Suci. Secara liturgis, Pesta ini dirayakan di dalam Gereja Katolik untuk mengenang penemuan Salib Yesus oleh St. Helena, ibunda dari Kaisar Konstantinus pada tanggal 18 Agustus 320.