Bekerjalah, Bukan Untuk Makanan Yang Dapat Binasa

Bacaan: 

Senin, 16 April 2018 -- Hari Biasa Pekan III Paskah (P).
BcE Kis. 6:8-15; Mzm. 119:23-24,26-27,29-30; Yoh. 6:22-29.
BcO Kis. 8:26-40.

Sesudah mujizat perbanyakan roti, Yesus menghindarkan diri dari orang banyak, sebab mereka hanya ingin melihat mujizat-mujizat dan tanda heran yang dilakukan-Nya. Keinginan mereka untuk bertemu dengan Yesus bukan didorong oleh kerinduan akan perjumpaan pribadi dengan Dia, namun hanya karena ketertarikan akan makanan dan keajaiban semata. Hal inilah yang kemudian membuat Yesus secara tegas menyatakan, “Bekerjalah, bukan untuk makanan yang dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal.”
 
Di sini, orang banyak yang telah menyaksikan dan mengalami mujizat-mujizat Yesus sesungguhnya mau diajak untuk berani berlangkah lebih jauh dari sekedar melihat Yesus sebagai pemenuh kebutuhan sesaat mereka. Yesus kini menuntut adanya kesediaan hati untuk masuk ke dalam suatu relasi yang lebih lagi dengan Dia, yakni percaya, beriman kepada Yesus yang telah diutus Allah.Yesus menghendaki agar setelah mengalami rahmat kasih-Nya, setiap orang sampai kepada suatu iman kepercayaan yang mendalam akan Dia, iman yang memampukan setiap manusia untuk “mengenal Yesus dan kuasa kebangkitan-Nya”
 
Dan hal ini hanya dapat kita peroleh selagi kita berada percaya dan mau menghadirkan Yesus dan memperkenankan hidup Roh-Nya menggantikan hidup dari kodrat kita manusia yang cenderung berdosa. Dengan hidup dalam/ oleh iman, kita akan mampu untuk mencapai lebih banyak dari pada sekadar hidup mengandalkan diri pada upaya-upaya kita sendiri.

Suara Gembala

Pesan Paskah Uskup Agung Kupang

“Jangalah seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1Kor 10:24)
 
Saudara-saudari terkasih,

Tokoh

Santa Agatha

Seorang gadis Kristen nan cantik bernama Agatha hidup di Sisilia pada abad ketiga. Gubernur Romawi kafir mendengar kabar tentang kecantikan Agatha dan menyuruh orang untuk membawa gadis itu ke istana untuk dijadikan sebagai isterinya.

Renungan Harian

Bekerjalah, Bukan Untuk Makanan Yang Dapat Binasa

Senin, 16 April 2018 -- Hari Biasa Pekan III Paskah (P).

Sesudah mujizat perbanyakan roti, Yesus menghindarkan diri dari orang banyak, sebab mereka hanya ingin melihat mujizat-mujizat dan tanda heran yang dilakukan-Nya.