“Kita Hadir Bukan Untuk Saling Mengintip”

“Pertama-tama kita harus menyadari bahwa perayaan ini adalah perayaan antara saudara dengan saudara, saudari dengan saudari, teman dengan teman.

Tinggallah Bersama Dia Dan Carilah Kemuliaan-Nya

"Yang paling penting adalah ketaatan  dan mendengarkan serta melaksanakan apa yang disampaikan pimpinan. Jika itu dilaksanakan dengan setia, maka langkah menjadi ringan dalam kehidupan membiara. Menjadi misioner tidaklah gampang.

Bergegaslah Melayani Di Dalam Tuhan

“Diakon itu seperti Maria, dia dalam perjalanan. Maria dalam perjalanan bergegas untuk merayakan keselamatan, diakon juga bergegas untuk merayakan keselamatan dengan memberikan pelayanan kepada umat, dengan memberikan hati yang tulus.

Komunikasi Sosial: Upaya Membagikan Harapan Kepada Dunia

Puncak perayaan Hari Komsos sedunia ke-51 dan Hari Keluarga tingkat Keuskupan Agung Kupang ditandai dengan Perayaan Ekaristi bersama yang dipimpin oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang. Dalam kotbahnya pada perayaan yang berlangsung di gereja paroki Sta.

Komunikasi: Perjumpaan Antar Pribadi

“Dalam gereja katolik sejak Konsili Vatikan II, kita tidak terutama melihat alat-alat komunikasi sosial, media sosial, sebagai perhatian dari penginjilan, tetapi melihatnya sebagai suatu anugerah yang diberikan kepada dunia ini, yaitu komunikasi sosial, yang intinya adalah komunikasi antar manusi

Jadikanlah Media Sosial Sebagai Sarana Pewartaan

“Kehadiran media sosial yang ada dalam dunia dewasa ini, yang didukung pula oleh perkembangan sarana komunikasi dengan munculnya pelbagai macam inovasi di bidang teknologi komunikasi, merupakan anugerah luar biasa dari Allah yang perlu kita syukuri dan kita gunakan secara bijak dan bertanggung ja

Mgr. Petrus Turang: Kita Perlu Mengalami Suatu Sentuhan Untuk Berubah

“Kepedulian akan hidup manusia tetap menjadi persoalan dan tantangan berat dalam mengupayakan kemajuan yang berwatak manusiawi.

Pages

Suara Gembala

Keluarga Berwawasan Ekologis

Saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Kita tiba kembali pada masa puasa atau masa prapaskah. Waktu khusus ini selalu mendorong kita untuk memanfaatkannya dengan baik. Waktu berahmat ini menjadi bagian utuh dalam perjalanan hidup iman kita.

Tokoh

TAKUT YANG MEMBUAHKAN RAHMAT

 “Cucu-cucu Indonesia, engkau siap diri sekarang juga untuk ke Noehaen.” Itulah sepenggal kalimat yang masih diingat secara baik oleh Bapak Siprianus Poli ketika ia menerima tugas dari Pater Pfeffier untuk menjadi Guru agama katolik di wilayah Amarasi Timur, tepatnya

Renungan Harian

Dengarkanlah Suara Tuhan!

Kamis, 7 September 2017
Kol. 1:9-14; Mzm. 98:2-3ab,3cd-4,5-6; Luk. 5:1-11.
BcO Am 4:1-13
warna liturgi Hijau

Sebagai manusia, kita mungkin pernah mengalami situasi di mana kita telah berkeja dengan sepenuh hati, telah mengerahkan segala daya dan kemampuan diri kita, namun tak ada hasil yang kita peroleh, tak sesuatu yang bisa kita dapatkan.